Tujuan Penciptaan

Bismillahirrahmanirrahim..

Beberapa hari yang lalu, sama makbos ngerumpi sampe hampir maghrib soal filosofi pengasuhan. Apa sih dasar dari aktifitas mengasuh?

Makbos bilang, memberikan pengetahuan kepada anak tentang dunia, adalah salah satu dasar dari pengasuhan. Apa maksudnya? Mendidik dan mengajari anak tentang cara hidup di dunia dengan benar dan baik.

Benar artinya sesuai dengan maunya Allah, dan Baik artinya sesuai fitrah kemanusiaan yang sudah jadi kesepakatan antara kita dan Allah di alam ruh, sebelum kita turun ke dunia.

Anak juga perlu diajari cara dunia bekerja, bahwa dunia bukan tujuan, melainkan jalan menuju tempat kembali bertemu Allah. Di dunia, ada jalan yang membawa kepada tujuan, ada juga jalan yang menyesatkan.

Sebagaimana Allah ilhamkan dalam As-Syams : 7 – 8,

Demi jiwa dan penyempurnaan (ciptaannya), maka Allah mengilhamkan kepada jiwa itu (jalan) kefasikan dan ketakwaannya.

Maka di perjalanan, akan ada suara-suara yang membisiki anak-anak kita pada kedua jalan itu. Suara yang memberi arah pada tujuan yang benar, bisa suara hati, bisa juga ilmu dan nasihat orang baik. Serta, suara yang mengajak pada ketersesatan yang datang dari setan.

Setan dengan pengalaman hidupnya beribu tahun, selalu punya cara untuk mempengaruhi nafsu yang Allah anugerahkan pada manusia. Sehingga, sebagai ortu, jadi wajib memberitahu anak kita karakteristik setan yang merupakan musuh manusia. Sun Tzu, dalam Art of War bilang,

Kenali dirimu, dan kenali musuhmu. Maka kau bisa berjuang dalam 100 pertempuran tanpa risiko kalah. Kenali Bumi, kenali Langit, dan kemenanganmu akan menjadi lengkap.

Allah juga berfirman,

sesungguhnya beruntunglah orang yang menyucikan jiwa itu, dan sesungguhnya merugilah orang yang mengotorinya. (Q. S. al-Syams : 9-10).

Kenapa orangtua yang berkewajiban memberitahu sang anak mengenai hal ini? simpel sih.. ya kan orangtua hidup lebih lama dari si anak, jadi lebih tau dan lebih pengalaman tentang dunia. huehehehe. Becanda deng, landasannya adalah anak merupakan amanah bagi ortu.

Dalam landasan amanah, ortu wajib memberi skill pada anak bagaimana caranya menyucikan jiwa agar anak selalu mampu menerima ilham ketakwaan. Apalagi di jaman edan seperti ini.

Tapi kan ga semua ortu faham hal ini, boleh ga kalo nitip ke guru? Boleh-boleh aja, Allah mah simpel da, hehehe. Maha Adil, baik itu di dunia maupun di akhirat.

Lalu, dalam rumpian itu, saya bilang, “Bu, aku rasa ortu juga perlu menyadari bahwa manusia diciptakan dengan tujuan, baik dirinya, maupun anaknya. Sehingga, selama hidup di dunia manusia punya makna dan ga bertindak sesukanya terhadap diri sendiri dan orang lain, apalagi anaknya”.

Makbos mengangguk.

Apa sih tujuan penciptaan manusia? Ada dua dimensi, yaitu dimensi vertikal (hablumminallah) dan dimensi horizontal (hablumminannas).

Dalam dimensi vertikal, tujuan penciptaan manusia adalah untuk beribadah kepada Allah. Dan beribadah berarti melakukan segala sesuatu hal yang diridhai oleh Allah.

Sedangkan dalam dimensi horizontal, manusia diciptakan agar menjadi Khalifah yang akan menjaga, mengelola, dan memakmurkan bumi. Yang mana jika kita menjalaninya dengan baik, juga merupakan bentuk ibadah hamba kepada Allah.

Yang perlu diingat, peran khalifah itu general. Dari mimpin diri sendiri sampe mimpin dunia. PR juga buat ortu buat membimbing anak mengenali peran spesifiknya sebagai khalifah, sehingga anak dengan ajeg dan menikmati bidang dimana Allah menugaskannya menjaga, mengelola, dan memakmurkan bumi.

Nah, kalo kita sadar bahwa kita diciptakan teh ada tujuannya, dan peran itu spesifik serta berkaitan dengan orang lain, pantas ga ya kita bertindak sesuka hati, ga adil pada diri sendiri, apalagi sampe menyakiti orang lain, terlebih anak (karena anak adalah amanah dan calon khalifah juga).

Ini udah 554 kata, sebenernya arah pembicaraannya mau kemana sih? mihihihihi..

Arahnya adalah mau launching blog Miftahany, hahaha..

Dengan alur pikir yang sama, kami (Miftahnyapipi dan Bapak Samhany) juga diciptakan dengan tujuan menjadi khalifah dan pemakmur bumi, maka inilah upaya kami memakmurkan bumi, dengan membuat blog untuk berbagi setitik ilmu yang kami ketahui. Dan juga untuk mendapat inspirasi dari luar diri kami melalui pendapat teman-teman.

Semoga blog ini jadi amalan ibadah jariyah kami 🙂

 

1 heart lantern

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *