Simpati dan Empati

ini nilai baru yang aku sadari, hahaha. ngerti sih, ngerti doang.. ga faham tapi :p. nah pas ikutan Inspiring Parenting Class di Salman kemaren sabtu sama Ajeng, baru deh faham, hehehehe

okei, kita mulai dari definisi berdasarkan Kamus Besar Bahasa Indonesia (online? ) :

simpati adalah ikut serta merasakan perasaan orang lain, mengerti emosi dan perasaan orang lain

empati adalah apabila seseorang mampu memahami perasaan dan pikiran orang lain, mampu membayangkan diri berada di posisi orang lain

~~~

kata Om Eka Wardhana, ketika dihadapkan pada situasi seperti ini:

suatu ketika, ada seorang Ibu (A) yang datang ke rumah tetangganya (B) dengan tergesa-gesa dan bercucuran airmata mengatakan bahwa ia butuh uang untuk pengobatan anaknya ke Rumah Sakit segera. si Ibu B ternyata tidak punya uang sebanyak yang dibutuhkan Ibu A.

(1) Ibu B ikut menangis dan memeluk Ibu A, mengatakan, “Ibuuu.. saya ikut sedih buuu.. saya cuma punya uang segini, gimana atuh ya?? mangga dipake aja. ari si Aa gimana di Rumah Sakit? masuk Rumah Sakitnya kapan? sabar ya buuu”

(2) dengan wajah tenang Ibu B mengatakan, “Ibu, saya ada uang segini, tapi saya punya saudara dan teman-teman yang saya pikir bisa ikut meringankan beban ibu”

~~~

tebak tebak, mana yang simpati.. mana yang empati

~~~

kalo jawaban (1) adalah simpati, kamu BENAR! dan (2) adalah empati.

lho kok??

kan yang (1) ibu B mampu memahami perasaan ibu A, sampe ikut nangis gitu. Jadi, pasti ibu B ga cuma bisa merasakan perasaan ibu A, tapi Ia bisa membayangkan dirinya ada diposisi ibu A. makanya dia sampe ikut nangis. Iya kan?? empati kan lebih dalam daripada simpati.

Yup! EMPATI adalah perasaan yang LEBIH DALAM daripada simpati (XL dan Indosat ga ikutan, hahaha)

Jadi, yang namanya empati, justru karena bisa membayangkan berada di posisi Ibu yang lagi pusing itu, Ibu B tidak ingin perasaan yang dirasakannya membawanya ikut terlarut. Ia bersikap tenang dan MEMBERIKAN SOLUSI karena Ia faham yang dibutuhkan Ibu A adalah solusi dan bantuan, bukan malah ikut-ikutan sedih. Orang yang mampu mensarikan solusi hanyalah orang yang berada diluar sistem permasalahan, maka orang yang empati akan menahan dirinya untuk ikut terhanyut dalam emosi dan perasaan.

That’s it!

Akhirnya mengertilah si aku yang sering banget diketawain sama Uda kalo lagi cerita, “Ih dasar Uda jelek, orang lagi sedih begini, lagi BT malah diketawain mulu”. Makin keraslah ketawanya dia, “huahahahahahaha :)) adiknya Uda kok lucu banget sih”.   -______-‘   Tapi tiap kali dia ngasi masukan, si aku beneran ga bisa ngeles :)) hahahaha, itu namanya empati :p

 

***
Juli 2010

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *