Mengasuh dan Tumbuh Bersama Innerchild -part 2

Bismillahirrahmanirrahim Beberapa waktu lalu saya diserang insecure, mempertanyakan kemampuan diri sendiri apakah bisa jadi ibu yang baik buat anak saya (baca : mampu memutus rantai kekerasan dalam pengasuhan). Vulnerable child dan angry child saya juga sedang minta perhatian, meski ga sampe kenapa-kenapa juga. “Kamu teh kenapa?”, kata seorang teman saat saya mulai tanya-tanya …

Pengalaman Hidup dan Sekumpulan Data

Saya seringkali dihantui khawatir setiap kali menengok masa lalu. Fasilitator saya saat ST (Self Transformation) dulu bilang, masa lalu itu seperti spion. Keberadaannya bermanfaat, namun cukup dilihat sekali-sekali saja. Saat dia bilang itu pada saya (tahun 2010), saya protes! Hahaha.. Saya pikir dia tidak menakar berapa derajat khawatir yang saya …

Mengasuh dan Tumbuh Bersama Innerchild

Bismillahirrahmanirrahim.. Di tulisan yang lalu, saya janji akan membahas soal innerchild vs parent dalam kepribadian kita dan bagaimana caranya merespon kehadiran innerchild yang vulnerable dan angry agar kita menjadi tuan bagi diri kita sendiri. Saya rangkum dulu inti dari tulisan sebelumnya, bahwa sangat wajar jika kita punya innerchild. Ia adalah bagian dari kepribadian kita. Secara umum, setiap orang memiliki innerchild yang creative, playful, spiritual, vulnerable dan angry. Mana innerchild yang lebih …