Dukungan Yang Kuinginkan

Salahsatu yang saya pelajari dari Siaware dan Family Therapynya pak Asep adalah mengkonfirmasi ke pasangan tentang apa sebenarnya yang ia inginkan dari saya untuk mendukungnya. Melanjutkan “bahasa cinta” di tulisan kemarin bahwa kita perlu mencocokkan bahasa cinta dengan pasangan. Nah, kalo sekarang lebih jauh lagi, yaitu “bentuk dukungan”.

Mirip dengan bahasa cinta yang bisa jadi berbeda lalu membuat hubungan renggang jika tidak dikomunikasikan, bentuk dukungan pun sama.

  1. Mas ingin Dedey ridha kalo Mas ada urusan kantor yang bikin telat pulang atau nginep kantor
  2. Mas ingin Dedey tetep bisa waras waktu ngurus semua yang terjadi di rumah kalo Mas ga bisa bantu (ga macem2 tapi da, cuman urusan Biboy doang. Rumah berantakan mah buat paksu ga masalah).

Apa jadinya kalo bentuk dukungan ini tidak pernah dikonfirmasi?

Sama-sama merasa banyak berkorban, namun ternyata merasa tidak diterima dan dimengerti pasangannya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *